Rakernas Gekrafs 2026, Pemerintah Siapkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif 20 Tahun ke Depan

Rakernas Gekrafs 2026, Pemerintah Siapkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif 20 Tahun ke Depan

Nusantaratv.com - 08 Maret 2026

Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya sebut pemerintah tengah menyiapkan Perpres tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif yang akan menjadi panduan pengembangan sektor ekonomi kreatif untuk dua dekade ke depan. (Foto: Ntvnews.id/Muslimin Trisyuliono)
Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya sebut pemerintah tengah menyiapkan Perpres tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif yang akan menjadi panduan pengembangan sektor ekonomi kreatif untuk dua dekade ke depan. (Foto: Ntvnews.id/Muslimin Trisyuliono)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif yang akan menjadi panduan pengembangan sektor ekonomi kreatif untuk dua dekade ke depan.

Hal tersebut diugkapkan Teuku Riefky dalam Rapat Kerja Nasional Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Rakernas Gekrafs) 2026 di Nusantara Ballroom, NT Tower, pada 6-7 Maret 2026. 

Menurutnya, draf Perpres tersebut telah rampung disusun bersama kementerian terkait dan tinggal menunggu pengesahan dari Presiden.

"Kami ingin menyampaikan yang tidak kalah pentingnya adalah tentang Perpres Rencana Induk Ekonomi Kreatif yang drafnya sudah selesai dan tinggal menunggu ditandatangani atau disahkan Bapak Presiden," ujar Teuku Riefky dalam sambutannya, Sabtu, 7 Maret 2026.

Dia meminta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sufmi Dasco Ahmad.

Hal tersebut agar kebijakan strategis ini dapat segera diberlakukan dan diimplementasikan secara luas.

Teuku Riefky menjelaskan, dokumen rencana induk tersebut disusun secara lintas kementerian sebagai panduan pengembangan ekonomi kreatif nasional dalam jangka panjang.

"Perpres ini kami menyusun bersama kementerian lain, lintas kementerian tentang rencana induk ekonomi kreatif untuk 20 tahun ke depan," katanya.

Menurut Teuku Riefky, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai penggerak baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dengan potensi tersebut, dia optimistis sektor ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penggerak utama untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 8 persen. 

"Tadi sedikit tambahan kalau 2024 rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5,03 persen, dari sektor ekraf ini 6,5 persen. Jadi bersama teman-teman di ruangan ini Insya Allah target 8 persen ini, Insya Allah dari sektor Ekraf," tukasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close