Nusantaratv.com-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengajak para orang tua memanfaatkan perjalanan mudik sebagai kesempatan untuk memperkuat kedekatan dengan anak.
Ajakan tersebut disampaikan Arifah saat meninjau kesiapan arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin, dalam rangka pemantauan kondisi transportasi menjelang arus mudik Lebaran 2026.
"Ini rangkaian kunjungan kami untuk memantau arus mudik tahun 2026. Sekarang kita berada di Terminal Kampung Rambutan untuk melihat langsung situasi di lapangan," kata Arifah usai meninjau kesiapan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin.
Ia menilai perjalanan pulang kampung bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama.
Menurutnya, perjalanan yang umumnya berlangsung cukup lama dapat dimanfaatkan orang tua untuk membangun kedekatan emosional dengan anak.
Arifah juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga kenyamanan anak selama perjalanan. Ia mengingatkan agar orang tua memastikan kondisi anak sudah siap sebelum memulai perjalanan mudik.
"Imbauan untuk orang tua yang mengajak anaknya mudik, pertama harus memastikan anak dalam kondisi fit. Kemudian perlengkapan dipersiapkan sebaik mungkin, termasuk kebutuhan anak selama perjalanan serta obat-obatan," katanya.
Selain kesiapan fisik dan perlengkapan, ia juga menyarankan agar keluarga merencanakan jadwal perjalanan secara matang. Perencanaan yang baik dinilai dapat membantu mengurangi kelelahan anak selama perjalanan jauh menuju kampung halaman.
Arifah menambahkan bahwa mudik juga dapat menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Ia mengingatkan agar orang tua tidak terlalu fokus menggunakan telepon seluler selama perjalanan.
Baca juga: Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Transportasi Ramah Perempuan dan Anak Saat Mudik Lebaran 2026
"Selama di jalan jangan hanya menggunakan telepon seluler untuk komunikasi, tetapi rangkul anak-anak kita dan ajak mereka memperkuat ikatan keluarga," katanya.
Ia berharap interaksi yang lebih intens selama perjalanan dapat membuat anak merasa lebih nyaman dan bahagia meskipun harus menempuh perjalanan panjang.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di berbagai simpul transportasi untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman, khususnya bagi perempuan dan anak.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah juga berupaya memastikan fasilitas transportasi publik mampu memberikan layanan yang ramah bagi keluarga.
"Sehingga perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lancar dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat," katanya, dikutip dari Antara.
Dalam kesempatan yang sama, Arifah juga melakukan sosialisasi mengenai pembatasan penggunaan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun yang diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026.
Kebijakan tersebut dibuat untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital, seperti paparan konten yang tidak sesuai usia, perundungan siber, hingga potensi penyalahgunaan data pribadi.
Menurut Arifah, tanggapan masyarakat terhadap kebijakan tersebut cukup positif. Berdasarkan dialog yang dilakukan dengan sejumlah pemudik di terminal, sebagian besar orang tua mendukung pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh