Menteri Ekraf: 21 Tahun "The Jakarta Toys and Comic Fair" Perkuat Industri Mainan dan Komik Indonesia

Menteri Ekraf: 21 Tahun "The Jakarta Toys and Comic Fair" Perkuat Industri Mainan dan Komik Indonesia

Nusantaratv.com - 01 Februari 2026

Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi "The Jakarta Toys and Comic Fair 2026" di Kartika Expo Center, Jakarta, pada 31 Januari–1 Februari 2026. (Foto: Dok/Istimewa/Ekraf)
Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi "The Jakarta Toys and Comic Fair 2026" di Kartika Expo Center, Jakarta, pada 31 Januari–1 Februari 2026. (Foto: Dok/Istimewa/Ekraf)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi "The Jakarta Toys and Comic Fair 2026" yang kembali digelar untuk ke-21 kalinya.

Berlangsung di Kartika Expo Center, Jakarta, pada 31 Januari-1 Februari 2026, acara yang diselenggarakan oleh SACCA Production bekerja sama dengan Provaliant ini menjadi bazar tahunan yang terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional, khususnya subsektor mainan koleksi dan komik. 

"The Jakarta Toys and Comic Fair telah menjadi etalase strategis bagi para kreator dan desainer, dengan penyelenggaraan rutin yang memberi kepastian bagi para kreator. Saya mengapresiasi SACCA Production atas konsistensinya selama 21 tahun membangun kolaborasi dan menggerakkan pertumbuhan industri toys and comics Indonesia," ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Jakarta Toys & Comics Fair (Toys Fair) merupakan pameran dan bazar tahunan bertema "Toys, Comics and Collectibles" berskala nasional yang menjadi bagian dari Agenda Tahunan Kota Jakarta.

Ajang ini mempertemukan kolektor, kreator, dan penggemar, serta menjadi platform peluncuran produk serta prototipe terbaru dari produsen lokal dan internasional.

Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyempatkan diri meninjau berbagai booth IP lokal, mulai dari BumiLangit Universe, Almanak Ghoib, Beastnolyze, Eastwood.Gun, dan lainnya. (Foto: Dok/Istimewa/Ekraf)

Pada penyelenggaraan tahun 2025, Toys Fair berhasil menarik sebanyak 19.812 pengunjung.

Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf berharap bisa berkolaborasi dengan SACCA Production serta Provaliant dalam mengembangkan intellectual property (IP) lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

"Sekarang ini adalah zamannya bisnis IP dan IP derivatif. Karya kreatif tidak berhenti di desain toys atau komik, tetapi dapat berkembang menjadi film, animasi, hingga gim. Karena itu, dukungan ekosistem, baik dari pemerintah maupun swasta seperti Provaliant menjadi penting agar para kreator dapat fokus menghasilkan karya, sementara aspek pengembangan dan komersialisasi dikelola secara kolaboratif," ujar Menteri Ekraf.

Founder & CEO SACCA Production sekaligus Promoter The Jakarta Toys & Comics Fair, Riza Satyagraha, menegaskan konsistensi penyelenggaraan selama lebih dari dua dekade menjadi bukti kuatnya ekosistem dan antusiasme pelaku industri kreatif serta komunitas.

"Ini adalah tahun ke-21 Jakarta Toys & Comics Fair sejak pertama kali digelar pada 2005. Meski sempat tertunda satu tahun saat pandemi, kami bersyukur acara ini bisa terus berjalan dan menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif, komunitas kolektor, hingga brand lokal dan internasional, agar kreativitas lokal mampu bersaing dan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya di sektor fashion dan industri kreatif," ujar Riza.

Sementara itu, Owner Provaliant Group Chandra Sugiono menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem IP lokal. Kata dia, Provaliant Group hadir sebagai mitra strategis dalam pengembangan dan monetisasi IP kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyempatkan diri meninjau berbagai booth IP lokal, mulai dari BumiLangit Universe, Almanak Ghoib, Beastnolyze, Eastwood.Gun, dan lainnya. (Foto: Dok/Istimewa/Ekraf)

Selama 15 tahun, Provaliant Group berpengalaman mengelola dan memonetisasi IP internasional melalui berbagai skema, mulai dari merchandise, aktivasi ritel, kolaborasi, hingga inisiatif digital. Mereka juga mendorong IP lokal agar berkembang secara berkelanjutan dan bernilai komersial. 

"Saya bangga sekali ini tahun kedua kami dari Provaliant ikut bergabung di event ini karena sejalan dengan misi kami, elevating your IP from vision to commerce. Kami sedang membangun ekosistem untuk membantu IP-IP lokal, dari visi kreator hingga menjadi IP yang berkelanjutan dan mampu bertahan melalui komersialisasi dan monetisasi, berdasarkan pembelajaran dari IP internasional," ungkap Chandra.

Dalam kunjungannya, Menteri Ekraf Teuku Riefky menyempatkan diri meninjau berbagai booth IP lokal, mulai dari BumiLangit Universe, Almanak Ghoib, Beastnolyze, Eastwood.Gun, dan lainnya.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam acara tersebut Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam dan Direktur Gim Luat S.P. Sihombing.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close