Imbauan Presiden Republik Indonesia Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Imbauan Presiden Republik Indonesia Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Nusantaratv.com - 06 September 2026

Presiden Prabowo Subianto memberi amanat saat menghadiri agenda Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden/pri)
Presiden Prabowo Subianto memberi amanat saat menghadiri agenda Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden/pri)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, memberikan imbauan resmi terkait peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda.

Presiden meminta masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terdampak, untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi segala kemungkinan.

Dalam keterangan resminya, Presiden menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap protokol keselamatan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.

"Presiden mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan," tulis imbauan di Instagram @presidenrepublikindonesia, 6 September 2026.

Masyarakat juga dilarang keras mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan diminta untuk mematuhi sepenuhnya batas aman serta zona bahaya yang telah ditentukan.

Presiden menegaskan bahwa dirinya telah memantau perkembangan aktivitas vulkanik tersebut secara berkala. Sebagai langkah antisipasi, Kepala Negara memerintahkan seluruh jajaran pemerintah dan instansi terkait untuk berada dalam posisi siap siaga.

Instruksi ini ditujukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan.

"Presiden telah memerintahkan jajaran terkait untuk memastikan seluruh unsur kesiapsiagaan berjalan dengan baik, serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat," lanjut keterangan tersebut.

Selain ancaman aktivitas vulkanik secara langsung, Presiden juga menaruh perhatian pada dampak paparan abu vulkanik bagi kesehatan masyarakat.

Warga diimbau untuk menggunakan masker atau alat pelindung pernapasan lainnya jika beraktivitas di luar ruangan.

"Bagi masyarakat yang terdampak abu vulkanik, diimbau untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi abu cukup pekat, serta mengikuti petunjuk dari petugas kesehatan," tegasnya.

Mengakhiri imbauannya, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan warga di sekitar Selat Sunda serta daerah lain yang sedang menghadapi bencana alam.

Presiden berkomitmen untuk terus memantau situasi terkini dan mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan demi memastikan keamanan seluruh rakyat Indonesia. 

"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, dan ketabahan kepada kita semua dalam menghadapi setiap ujian," tukasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close