Duta dan Hillary Sukses Besar dalam Tur Catur Serbia 2026

Duta dan Hillary Sukses Besar dalam Tur Catur Serbia 2026

Nusantaratv.com - 07 April 2026

Dari kiri ke kanan, IM Satria Duta, Hardiyanto Kenneth, AIM Hillary Rooca Theng dan Kristianus Liem/ist
Dari kiri ke kanan, IM Satria Duta, Hardiyanto Kenneth, AIM Hillary Rooca Theng dan Kristianus Liem/ist

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Dua pecatur muda Indonesia IM Satria Duta Cahaya (rating 2394), dan AIM Hillary Rooca Theng (rating 1696) mencetak sukses besar dalam kiprahnya di Tur Catur Serbia 2026. 

Keduanya dikirim oleh Klub Catur Dewa United untuk mengikuti tiga turnamen tertutup berkategori Grand Master untuk Duta, dan berkategori FIDE Master untuk Hillary yang berlangsung di Hotel Putnik, Novi Sad, Serbia, 11 Maret hingga 6 April 2026. 

Di ajang ini, Satria Duta mengusung misi mendapatkan Norma GM pertamanya, sedangkan Hillary ingin meningkatkan ratingnya hingga mencapai 2000 agar bisa meraih gelar WCM (Women Candidate Master). 

Pada seri pertama dari tiga putaran, IM Satria Duta Cahaya tampil sebagai juara dengan rekor tak terkalahkan dari 9 babak. Duta mencetak 4 kemenangan dan 5 remis dengan perolehan 6,5 poin.

Namun ambisinya untuk meraih norma GM pertama dalam Tur Catur Serbia 2026 belum terealisasi. Pasalnya, angka 6,5 yang dibukukan Duta dalam 9 babak masih kurang 0,5 poin dari syarat 7 poin untuk mencapai norma GM pertamanya. 

Sayangnya di seri kedua, performa Duta anjlok. Ia hanya mampu menang satu kali dan lima kali remis serta tiga kali kalah dan terperosok ke peringkat sembilan dari sepuluh peserta dengan 3,5 poin. Ratingnya jadi minus 7 poin, meski masih terhitung plus 14,8 poin karena kemenangannya di seri pertama.

Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi l PB Percasi Kristianus Liem yang mendampingi perjuangan dua pecatur muda Indonesia dalam Tur Catur Serbia 2026, kekalahan Duta karena ada euforia yang berlebihan setelah berhasil jadi juara di seri pertama.  

"Padahal dalam permainan catur kelas atas sangat dituntut pemikiran yang jernih sesuai dengan realitas yang ada di atas papan. Keinginan untuk menang saja tidak cukup, harus dibarengi dengan teknik catur tingkat tinggi yang halus dan konsisten. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga buat Duta dalam berproses menjadi Grand Master," ujar Kristianus Liem.

Tak ingin mengulangi kegagalan di seri kedua, Duta berhasil bangkit dan kembali menjadi juara di seri ketiga yang berkategori 2 IM. Prestasi membanggakan tersebut diraih Duta setelah membukukan poin tertinggi 6,5 poin hasil dari lima kali menang, tiga kali remis, dan sekali kalah. Bahkan Salah satu kemenangannya diraih atas GM Evgeniy Podolchenko (2317) dari Belarus.

Dari tiga seri turnamen yang diikuti dalam Tur Catur Serbia 2026 Duta berhasil membawa pulang tambahan rating sebanyak 19,4 angka.

Hillary Panen Rating

Sementara AIM Hillary Rooca Theng yang masih berusia 10 tahun, selain menjadi peserta paling muda juga tercatat sebagai peserta dengan rating terendah (unggulan terakhir) dari 10 peserta kategori FM (FIDE Master). 

Di seri pertama Hillary hanya berhasil mencetak satu kemenangan, tiga kali remis dan lima kali kalah. Meski begitu Hillary berhasil menambah ratingnya sebanyak 32,4 angka. Ia mampu mendulang rating lebih tinggi dari Duta karena rating Hillary paling rendah dan usianya juga masih sangat muda sehingga koefisien dalam rumus perhitungan rating FIDE-nya masih besar (nilainya sama dengan 40 angka).

Memasuki seri kedua, keberuntungan makin menghampiri Hillary, ia panen rating di kategori FM (FIDE Master) Putnik sebanyak 129,6 poin. Pecatur “cilik” ini berhasil mencetak tiga kemenangan dan empat kali remis, dan hanya kalah dua kali. Hebatnya, dua dari tiga kemenangan Hillary didapat dari dua orang IM (Internasional Master) Serbia, yaitu IM Andjelko Dragojlovic (2086) dan IM Zivojin Ljubisavljevic (1997). Berkat hasil positif tersebut Hillary menempati urutan lima dari sepuluh peserta dengan 5 poin. Ia naik empat tingkat dari seeded awal peringkat sembilan. Dan, tabungan ratingnya hingga seri kedua berakhir adalah 162 poin.

Hasil spektakuler didapat Hillary di putaran ketiga, ia berhasil menyodok sebagai runner-up dengan 7 poin. Angka tersebut hasil dari 5 kemenangan dan 4 kali remis. Tidak tanggung-tanggung, ia naik delapan tingkat dari seedednya dan mendapat tambahan rating sebanyak 182,4 poin. Total tambahan rating yang didapat Hillary sebanyak 344,4 poin. Akumulasi dari 32,4 poin di seri pertama, 129,6 poin di seri kedua dan 182,4 poin di seri ketiga. Peningkatan rating yang luar biasa. 

“Saat di Seri 1 Hillary sempat menderita lima kekalahan, misi 304 poin tentu mustahil diwujudkan.Tapi ketika Hillary hanya kalah dua kali saja pada Seri 2, harapan itu muncul lagi,.walau masih dibayangi keraguan. Ternyata di Seri 3 ia tampil luar biasa. Tenang, percaya diri, dan bekerja keras mempelajari gaya bermain dan cara mengatasi setiap bakal lawan-lawannya setiap hari. Permainannya semakin baik dan kesalahannya makin berkurang,” tutur Kristianus Liem.

Kristianus menyebut ketika nanti ratingnya yang 2040 dirilis pada Mei 2026, kemungkinan Hillary akan berada di ranking pertama daftar rating FIDE Asia dan masuk lima besar dunia untuk pecatur putri berusia 11 tahun. Dan untuk tingkat nasional bisa jadi ia masuk 10 besar di bagian senior putri Indonesia. Sungguh pencapaian yang luar biasa dari para pecatur junior Indonesia. 


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close