DARI MEJA REDAKSI: Terkait Berita Hoaks, Jurnalis NTV Ingatkan Pentingnya Membiasakan Hal yang Benar

DARI MEJA REDAKSI: Terkait Berita Hoaks, Jurnalis NTV Ingatkan Pentingnya Membiasakan Hal yang Benar

Nusantaratv.com - 11 Agustus 2026

Dirut Nusantara TV Randy Tampubolon (dua kanan) bersama host Chakry Miller, Manager News Production Nusantara TV, Robert Parus dan Manager Digital Nusantara TV Royandi Hutasoit dalam program DARI MEJA REDAKSI.
Dirut Nusantara TV Randy Tampubolon (dua kanan) bersama host Chakry Miller, Manager News Production Nusantara TV, Robert Parus dan Manager Digital Nusantara TV Royandi Hutasoit dalam program DARI MEJA REDAKSI.

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Maraknya informasi hoaks dan disinformasi di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi berita menjadi perhatian Nusantara TV (NTV). Media mainstream dinilai memiliki peran penting dalam mengembalikan kepercayaan publik melalui pemberitaan yang mengedepankan verifikasi, data, dan kaidah jurnalistik.

Hal tersebut disampaikan Manager News Production Nusantara TV, Robert Parus, dalam pembahasan mengenai program baru Nusantara TV mega talkshow Suara Nusantara. 

“Intinya, karena kita ini Nusantara TV adalah TV berita. Jadi, yang kita bahas di Suara Nusantara adalah isu-isu terkini atau peristiwa-peristiwa terkini,” ujar Robert dalam program DARI MEJA REDAKSI Nusantara TV edisi Senin (10/8/2026) bertajuk "Menangkal Hoaks dan Disinformasi di Indonesia" yang dipandu host Chakry Miller. Hadir juga sebagai narasumber Direktur Utama Nusantara TV Randy Tampubolon dan Manager Digital Nusantara TV Royandi Hutasoit. 

Ia mengatakan, program Suara Nusantara dihadirkan sebagai ruang dialog yang tidak hanya membahas isu aktual, tetapi juga membantu masyarakat memahami informasi secara lebih utuh.

“Media mainstream itu dengan kaidah jurnalistik, kemudian dengan kode etiknya, ada juga pengawasnya supaya kita tetap berjalan. Narasumber yang kita hadirkan juga tidak sekadar bicara, tetapi memperkuat apa yang mereka sampaikan berdasarkan fakta dan data,” tutur Robert.

Diluncurkan 12 Agustus 2026

Program Suara Nusantara dijadwalkan tayang perdana pada Rabu, 12 Agustus 2026, secara langsung di Nusantara TV. Program tersebut akan menghadirkan format yang disebut berbeda dengan kemasan informasi yang tetap dipadukan dengan unsur hiburan.

Direktur Utama Nusantara TV Randy Tampubolon mengatakan program tersebut akan dikemas secara unik agar dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memperoleh informasi.

"Kemasannya unik. Khas Nusantara TV," ujarnya. 

Sementara itu, Manager Digital Nusantara TV Royandi Hutasoit mengatakan, masyarakat yang tidak sempat menyaksikan program secara langsung melalui televisi tetap dapat mengakses kontennya melalui platform digital Nusantara TV.

Program Suara Nusantara di Nusantara TV 

“Bagi teman-teman yang tidak sempat menonton di rumah, kita sajikan di media sosial kita, di YouTube maupun TikTok. Jadi, teman-teman tidak perlu khawatir, ini akan bisa ditonton dari genggaman Anda,” kata Royandi.

Masyarakat Diimbau Tidak Reaktif di Media Sosial

Randy juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di era digital. Menurutnya, pengguna media sosial perlu membaca dan memahami informasi secara utuh sebelum memberikan respons.

Ia mengimbau masyarakat tidak langsung bereaksi secara emosional terhadap suatu konten, terutama sebelum mengetahui konteks dan kebenaran informasi tersebut.

“Jangan langsung merespons, jangan menggunakan emosi, tetapi lebih pelan dan melihat secara utuh informasi yang ditayangkan sebelum melakukan tindakan apa pun seperti komentar, share, like, dan sebagainya,” ujar Randy.

Menurut dia, tindakan sederhana seperti memberikan tanda suka atau membagikan sebuah konten juga dapat ikut memperluas penyebaran informasi. Karena itu, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu kredibilitas sumber maupun isi informasi sebelum berinteraksi dengan suatu konten.

Pesan tersebut sejalan dengan prinsip yang disampaikan Robert, yakni pentingnya mengubah kebiasaan dalam menyikapi informasi.

“Ada satu pesan Pak Presiden Komisaris kita (Nurdin Tampubolon) yang saya masih ingat. Jangan suka membenarkan yang biasa. Tapi biasakan yang benar,” kata Robert.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close