Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik asal China, BYD, semakin agresif memperluas dominasinya di pasar global.
Setelah sebelumnya menargetkan pengiriman internasional sebesar 1,3 juta unit pada 2026, kini perusahaan tersebut resmi menaikkan targetnya menjadi 1,5 juta unit.
Melansir ArenaEV, Rabu (1/4/2026), langkah ini diungkap dalam pertemuan terbaru bersama analis, menandakan optimisme tinggi BYD terhadap pertumbuhan pasar luar negeri.
Target sebelumnya saja sudah tergolong ambisius, dengan proyeksi kenaikan tahunan sekitar 24%. Kini, angka yang lebih tinggi semakin menegaskan ambisi global perusahaan.
Sebagai gambaran, BYD berhasil mencatatkan pengiriman lebih dari 1 juta kendaraan energi baru (NEV) pada 2025, tepatnya 1.046.083 unit.
Capaian ini melonjak drastis, dengan pertumbuhan lebih dari 150% dibandingkan tahun sebelumnya, sebuah sinyal kuat dimana permintaan global terhadap kendaraan listrik terus meningkat.
Di balik ambisi tersebut, BYD juga tengah mengantisipasi potensi perlambatan pasar domestik di China.
Persaingan yang semakin ketat dan tanda-tanda pendinginan pasar membuat ekspansi internasional menjadi strategi kunci untuk menjaga pertumbuhan dan profitabilitas.
Tak hanya BYD, sejumlah produsen otomotif China lainnya juga mulai melirik pasar global. XPeng meningkatkan fokus ekspor, Xiaomi bersiap membawa sedan SU7 ke luar negeri, sementara Geely menargetkan ekspansi ke pasar Amerika Serikat (AS).
Strategi BYD sendiri mulai menunjukkan hasil positif. Dalam dua bulan terakhir, perusahaan ini berhasil menggeser Tesla dari posisi puncak penjualan kendaraan listrik di Eropa.
Dengan momentum tersebut, menarik untuk melihat sejauh mana BYD mampu mempertahankan tren positifnya di pasar internasional sepanjang tahun ini.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh