AHY Harap Konflik Israel-AS dan Iran Tak Ganggu Sektor Penerbangan

AHY Harap Konflik Israel-AS dan Iran Tak Ganggu Sektor Penerbangan

Nusantaratv.com - 01 Maret 2026

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ditemui usai gelaran festival imlek "Harmoni Imlek Nusantara" di Jakarta, Sabtu (28/2/2026) malam. (Foto: ANTARA/Sinta Ambar)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ditemui usai gelaran festival imlek "Harmoni Imlek Nusantara" di Jakarta, Sabtu (28/2/2026) malam. (Foto: ANTARA/Sinta Ambar)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap eskalasi serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tidak berdampak serius pada sektor penerbangan, termasuk rute-rute internasional.

"Kita tetap mengantisipasi. Saya rasa ini sesuatu yang memang harus bisa kita mitigasi, termasuk mudah-mudahan tidak terlalu mengganggu penerbangan," ujar AHY usai puncak perayaan Imlek di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, maskapai penerbangan global tentu akan mengutamakan faktor keselamatan dalam menentukan lintasan penerbangan di tengah situasi konflik.

Dia menekankan kondisi perang, terutama yang melibatkan misil dan rudal jarak jauh, sulit diprediksi sehingga aspek keamanan menjadi prioritas utama.

AHY juga berharap ketegangan geopolitik tersebut segera mereda. Jika berlarut-larut, konflik dinilai berpotensi memicu dampak lanjutan, mulai dari tragedi kemanusiaan hingga tekanan terhadap ekonomi global, termasuk sektor energi dan stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Sebagaimana diketahui, serangan dilaporkan terjadi di Teheran dan sejumlah kota lain di Iran, memicu respons keras dari pemerintah Iran yang menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap Piagam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

Iran menyatakan memiliki hak untuk membalas berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB guna mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasionalnya.

AHY menegaskan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi potensi dampaknya terhadap sektor transportasi dan infrastruktur nasional.

(Sumber: Antara)

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close