GESTUR: Satgas Tambang Ilegal Dinilai Perlu Libatkan Penegak Hukum dan Tokoh Independen

GESTUR: Satgas Tambang Ilegal Dinilai Perlu Libatkan Penegak Hukum dan Tokoh Independen

Nusantaratv.com - 21 Agustus 2026

Program Gestur Nusantara TV episode Kamis, 20 Agustus 2026. (Tangkapan layar Youtube Nusantara TV: @NusantaraTVOfficial)
Program Gestur Nusantara TV episode Kamis, 20 Agustus 2026. (Tangkapan layar Youtube Nusantara TV: @NusantaraTVOfficial)

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Program Gestur Nusantara TV episode Kamis (20/8/2026) membahas upaya pemerintah memberantas aktivitas tambang ilegal serta efektivitas pembentukan satuan tugas (satgas) lintas lembaga. Diskusi yang dipandu Naila Husna menghadirkan Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara dan Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi, Ketua Penasehat Ahli Kapolri.

Pembahasan turut menyoroti kinerja PT Timah yang mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester I 2026, melonjak sekitar 804 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp300,07 miliar. Marwan menilai kenaikan tersebut tidak dapat sepenuhnya dianggap sebagai bukti langsung keberhasilan penutupan ribuan tambang ilegal, karena terdapat faktor lain seperti kenaikan harga timah global dan peningkatan volume penjualan. Meski demikian, penertiban tambang rakyat ilegal dinilai ikut memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja perusahaan.

Ito sependapat bahwa lonjakan laba PT Timah tidak bisa serta-merta dikaitkan seluruhnya dengan penindakan tambang ilegal. Menurutnya, persoalan pertambangan ilegal masih jauh lebih besar dan membutuhkan penanganan berkelanjutan. Ia menilai pembentukan satgas lintas lembaga dapat memperkuat pengawasan karena memungkinkan kepolisian, kejaksaan, kementerian terkait, serta lembaga pengawasan bekerja secara terpadu dan saling mengawasi.

Dalam diskusi tersebut, Marwan juga menekankan bahwa kerugian akibat tambang ilegal seharusnya tidak hanya dihitung dari penerimaan negara yang hilang, tetapi juga mencakup kerusakan lingkungan, biaya rehabilitasi, kerusakan infrastruktur, kesehatan masyarakat, hingga hilangnya nilai ekonomi lahan. Ia mendorong keterlibatan masyarakat, pakar, dan tokoh independen dalam pengawasan agar pemberantasan tambang ilegal tidak berhenti pada penindakan sementara.

Sementara itu, Ito menilai keberhasilan pemberantasan tambang ilegal sangat bergantung pada konsistensi penegakan aturan dan keberanian mengambil tindakan terhadap pihak yang tidak menjalankan tanggung jawabnya. Ia menyebut kebijakan yang telah dibuat harus diikuti pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan agar penutupan tambang ilegal tidak hanya bersifat sementara. Pembahasan selengkapnya mengenai tambang ilegal, peran satgas, hingga pengawasan penegakan hukum dapat disaksikan melalui tayangan lengkap Gestur Nusantara TV di YouTube.

Selengkapnya Anda dapat menyaksikan Program Gestur Nusantara TV episode Kamis (20/8/2026) pada video di bawah ini:

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close