Gekira Terus Bergerak di Flores, Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ngada

Gekira Terus Bergerak di Flores, Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ngada

Nusantaratv.com - 29 Agustus 2026

Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP Gekira) terus menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk daerah yang sulit dijangkau. (Foto: Istimewa)
Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP Gekira) terus menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk daerah yang sulit dijangkau. (Foto: Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Bantuan untuk warga terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. 

Kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak masih tinggi, mulai dari bahan pangan, obat-obatan, vitamin, air bersih hingga material untuk memperbaiki rumah yang rusak.

Kondisi tersebut mendorong Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP Gekira) untuk terus bergerak memperluas penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Tim bakti sosial PP Gekira yang dipimpin Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Dr. Yerry Tawalujan, M.Th., pada Sabtu (29/8/2026) berada di Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa.

"Hari ini, Sabtu, 29 Agustus, saya sedang berada di Susu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Kami dari Gerakan Kristiani Indonesia Raya, Gekira, bersama dengan Gerindra Kabupaten Ngada, akan mengadakan bakti sosial untuk sekitar 150 kepala keluarga," ujar Yerry.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, telur, mi instan dan sejumlah bahan pangan lainnya.

Menurut Yerry, warga masih membutuhkan bantuan karena dampak gempa belum sepenuhnya pulih. Selain kebutuhan pangan, masyarakat juga membutuhkan obat-obatan, vitamin dan bahan bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

"Masyarakat di sini masih terdampak gempa dan masih membutuhkan bantuan bahan pangan pokok. Mereka juga membutuhkan obat-obatan, vitamin serta bahan bangunan untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak. Ini yang kami lakukan dari Gekira dalam empat hari terakhir di NTT," jelasnya.

Sebelum berada di Ngada, tim Gekira telah menyalurkan bantuan di Kabupaten Nagekeo. Bakti sosial dilakukan di dua lokasi, yakni Mbay dan Boawae.

Di Kelurahan Susu, sebanyak 140 kepala keluarga menerima paket bantuan yang berisi beras 5 kilogram, mi instan, minyak goreng serta sejumlah bahan pangan lainnya.

Yerry mengatakan, warga menyambut positif bantuan tersebut. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Pembina Gekira Hashim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Gekira Nikson Silalahi.

Sementara itu, Ketua Umum PP Gekira Nikson Silalahi menegaskan tim yang berada di Flores diminta untuk terus bergerak dan memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Kami terus memantau dan mengarahkan tim PP Gekira yang kami tugaskan ke Flores supaya konsisten dan terus membantu warga terdampak. Kita harus memastikan sebanyak mungkin warga dapat dibantu, sesuai motto Gekira, 'terus bergerak dan menjadi berkat'," kata Nikson.

Tim bakti sosial PP Gekira yang dipimpin Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Dr. Yerry Tawalujan, M.Th. (Foto: Istimewa)

Warga Masih Trauma

Wakil Ketua I DPRD Ngada dari Fraksi Gerindra, Rudolf Aqroz Wogo, menyampaikan apresiasi kepada Gekira yang telah membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa, khususnya di Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa.

Menurut Rudolf, warga di RT 01, RT 02 dan RT 03 mengalami kerusakan rumah dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan, sedang hingga berat.

Selain kerusakan bangunan, warga juga masih mengalami trauma akibat gempa. Sebagian masyarakat memilih tinggal di belakang rumah atau menempati bangunan sederhana dari bambu demi merasa lebih aman.

Kondisi tersebut juga membuat sebagian warga mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, pilek, diare dan sesak napas.

"Kami berterima kasih untuk bantuan ini. Mereka sekarang terkendala, mau ke kebun juga takut, mau ke mana-mana juga takut. Dengan bantuan ini, kami berharap bisa menumbuhkan harapan dan memberikan semangat baru sehingga mereka dapat kembali memulai aktivitas," ujar Rudolf.

Rudolf berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi momentum bagi warga untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka setelah bencana.

Sebanyak 140 kepala keluarga menerima bantuan dalam kegiatan tersebut. Rudolf juga berharap dukungan pemerintah untuk masyarakat terdampak dapat disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.

Warga Butuh Obat-obatan dan Bantuan Rumah

Perwakilan tokoh masyarakat Kelurahan Susu juga mengucapkan terima kasih kepada Gekira karena telah membantu meringankan beban warga terdampak gempa.

Namun, kebutuhan masyarakat belum berhenti pada bantuan pangan. Warga juga berharap adanya tambahan obat-obatan karena banyak masyarakat yang masih tidur di luar atau di belakang rumah setelah rumah mereka terdampak gempa.

"Kedepan kami perlukan mungkin obat-obatan karena akibat dari gempa mereka lebih banyak tidur di belakang rumah sehingga banyak yang terkena penyakit flu, batuk maupun demam," ungkapnya.

Dia juga berharap pemerintah memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, sedang maupun berat.

"Bagi mereka yang rumahnya rusak berat, sedang dan ringan, kami mohon kepada pemerintah bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban," tambahnya.

Pemulihan Pascagempa Flores Terus Berjalan

Memasuki hari ke-13, penanganan pascagempa Flores masih berlangsung dengan melibatkan pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, pemerintah daerah (Pemda), relawan, organisasi sosial, dan masyarakat.

Selain memenuhi kebutuhan darurat, upaya pemulihan kini mulai diarahkan pada perbaikan rumah dan fasilitas umum, layanan kesehatan, penyediaan air bersih hingga pemulihan aktivitas ekonomi warga.

Namun, kondisi geografis dan akses menuju sejumlah desa menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian bantuan. Karena itu, keterlibatan organisasi sosial dinilai penting untuk memperluas jangkauan bantuan kepada warga yang belum banyak tersentuh.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Nagekeo, Silvester Loye, mengapresiasi langkah PP Gekira yang turun langsung membantu masyarakat.

"Kami mewakili masyarakat Flores, khususnya warga Kabupaten Nagekeo, bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian PP GEKIRA. Bantuan ini menunjukkan bahwa Partai Gerindra terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Hildegardis Wea, warga Desa Kelewai. Dia menilai bantuan sembako tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan setelah bencana.

"Bantuan dari Gekira luar biasa. Selama ini kami merasa sulit dan susah karena bencana ini. Dengan bantuan ini kami merasa dipedulikan dan terbantu," imbuhnya.

Wakil Ketua I DPRD Ngada dari Fraksi Gerindra, Rudolf Aqroz Wogo. (Foto: Istimewa)

Gekira Ingatkan Relawan Waspada Gempa Susulan

Di tengah penyaluran bantuan, faktor keselamatan relawan juga menjadi perhatian. Wakil Ketua Umum PP Gekira Bidang Sosial, Budaya dan Lingkungan, Melki M. Suawah, SP., MM., mengingatkan seluruh tim untuk tetap waspada selama menjalankan misi kemanusiaan di Flores atau Nusa Nipa.

Menurut Melki, gempa susulan masih terjadi sehingga relawan perlu mengikuti arahan petugas dan mengutamakan keselamatan.

"Pasca gempa 15 Agustus lalu, gempa susulan masih terjadi. Saya mengimbau teman-teman di lapangan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan BNPB serta tim penanggulangan bencana setempat. Misi sosial harus berjalan aman dan seluruh tim dapat kembali ke Jakarta dengan selamat," kata Melki.

Sebagian warga juga masih memilih bermalam di tenda yang didirikan di halaman rumah maupun lokasi penampungan karena khawatir terhadap potensi guncangan susulan.

Tim Gekira pun diminta terus berkoordinasi dengan petugas setempat dan memastikan seluruh kegiatan bantuan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Usai menyalurkan bantuan di Nagekeo, Tim Baksos PP Gekira dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Gekira untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascagempa Flores.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close